Komdigi Gandeng Startup Lokal untuk Cegah Judi Online dengan AI

Komunikasi dan Digital (Komdigi) baru saja menandatangani kerja sama dengan dua startup Indonesia, Gambit Hunter dan Ambisius Lab, untuk memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) dalam memerangi judi online (judol) sekaligus memperbaiki kualitas informasi di dunia maya.

artificial intelligence

Kolaborasi dengan Startup Lokal

Menkomdigi Meutya Hafid menegaskan bahwa langkah ini merupakan contoh nyata bagaimana pemerintah dapat memanfaatkan talenta dalam negeri, bukan sekadar menjadi konsumen teknologi. "Inovasi yang dikembangkan oleh Gambit Hunter dan Ambisius Lab menjadi contoh konkret bahwa talenta Indonesia tidak hanya sebagai pengguna teknologi, tetapi juga mampu menciptakan solusi berbasis kecerdasan artifisial yang relevan dengan kebutuhan bangsa," ujarnya pada Jumat (10/4).

Penerapan AI dalam Memerangi Judi Online

Menurut Meutya, AI kini menjadi pilar penting dalam transformasi digital nasional. Pemerintah menargetkan AI yang etis, bertanggung jawab, dan mampu meningkatkan daya saing Indonesia. Gambit Hunter, misalnya, mengembangkan sistem yang dapat menelusuri jaringan pembayaran yang sering dipakai pelaku judi online. "Pendekatan seperti ini sangat sejalan dengan arah kebijakan pemerintah, yaitu memperkuat penanganan dari sisi hulu hingga ke level infrastruktur, bukan hanya pada konten yang terlihat di permukaan," tambahnya.

Teknologi ini mampu mengidentifikasi pola transaksi mencurigakan, lalu melaporkannya ke otoritas terkait secara real‑time. Jadi, bukan hanya menumpuk data, melainkan mengubahnya menjadi aksi pencegahan yang konkret.

Kasus Kecanduan Judi Online di Lahat

Kecanduan judol memang masih menjadi ancaman sosial. Baru‑baru ini, seorang pria berusia 23 tahun di Lahat, Sumatra Selatan, memutilasi ibunya karena marah tidak diberi uang untuk bermain judi online. Polisi berhasil menangkap pelaku di sebuah penginapan pada Rabu (8/4) pagi. "Saat ini pelaku sudah diamankan di Mapolres Lahat guna penyidikan lebih lanjut," kata Kasat Reskrim Polres Lahat AKP M Ridho Pradani, dikutip dari Detikcom.

Kasus seperti ini menggarisbawahi betapa pentingnya intervensi sejak dini, termasuk penggunaan AI untuk memotong alur uang masuk ke jaringan judi ilegal.

Upaya Tingkatkan Kualitas Informasi Digital

Selain memerangi judol, Komdigi juga menggandeng Ambisius Lab lewat produk Ambisius News. Sistem ini dirancang untuk mengkurasi, memverifikasi, dan membandingkan berita dari sumber terpercaya. "Inisiatif pengembangan sistem AI untuk mengkurasi, memverifikasi dan membandingkan berita dari berbagai sumber terpercaya. Ini menjadi langkah penting dalam memperkuat ekosistem informasi yang sehat," kata Meutya.

Dengan dua inovasi ini, pemerintah menyoroti dua aspek krusial dalam tata kelola ruang digital: keamanan dan kualitas informasi. "Pemerintah dalam hal ini terus mendorong pengembangan AI melalui penguatan inovasi, kolaborasi multi-pemangku kepentingan, serta pengembangan berbagai use case yang berdampak langsung bagi masyarakat," pungkasnya.

Kalau dipikir-pikir, langkah ini cukup berani. Menggabungkan teknologi canggih dengan kebutuhan nyata masyarakat bisa jadi contoh bagi negara lain. Wajar sih kalau banyak yang penasaran, bagaimana hasilnya nanti di lapangan.

"Inovasi yang dikembangkan oleh Gambit Hunter dan Ambisius Lab menjadi contoh konkret bahwa talenta Indonesia tidak hanya sebagai pengguna teknologi, tetapi juga mampu menciptakan solusi berbasis kecerdasan artifisial yang relevan dengan kebutuhan bangsa," kata Meutya dalam keterangannya, Jumat (10/4).

0 Komentar