Resep Membuat Sambal Bajak Spesial yang Tahan Lama

 

Banyumas.co - ​Bagi pencinta kuliner Nusantara, menyantap hidangan utama tanpa kehadiran sambal ibarat sayur tanpa garam, terasa ada yang kurang lengkap.

Salah satu olahan cabai yang sangat populer, melegenda, dan disukai oleh berbagai kalangan adalah sambal bajak. Berasal dari kawasan Jawa, sambal ini terkenal dengan perpaduan rasa pedas, manis, dan gurih yang begitu kaya, ditambah aroma rempah yang sangat menggugah selera.

Dibandingkan sambal bawang atau sambal korek yang pedasnya tajam menyengat, sambal bajak memiliki profil rasa yang jauh lebih bersahabat di lambung berkat proses memasaknya yang lama dan matang sempurna.

​Sambal ini sangat cocok dijadikan stok di rumah karena keawetannya, dan tentunya menjadi pendamping yang luar biasa untuk melengkapi kemeriahan hidangan khas Lebaran keluarga Anda.

Berikut adalah resep praktis membuat sambal bajak yang lezat.

​Bahan-bahan Utama:
​150 gram cabai merah besar, buang bijinya jika tidak suka terlalu pedas
​50 gram cabai rawit merah (sesuaikan dengan selera kepedasan)
​12 butir bawang merah segar
​5 siung bawang putih ukuran besar
​2 sendok teh terasi bakar berkualitas
​2 lembar daun salam segar
​2 batang serai, memarkan bagian putihnya saja
​3 cm lengkuas, memarkan
​1 sendok makan air asam jawa pekat
​2 sendok makan gula merah, sisir halus
​1 sendok teh garam
​1/2 sendok teh kaldu jamur (opsional)
​150 ml minyak goreng untuk menumis bumbu

​Langkah-langkah Pembuatan:

Cuci bersih semua cabai dan bawang. Agar lebih mudah dihaluskan dan warna sambal menjadi lebih cerah merah menyala, Anda bisa merebus cabai dan bawang sebentar hingga agak layu. Setelah ditiriskan, haluskan bahan tersebut bersama terasi bakar menggunakan ulekan atau alat penghalus. Usahakan teksturnya tidak terlalu lembut agar serat cabai tetap terasa.

Panaskan minyak goreng di wajan dengan api sedang. Masukkan bumbu yang sudah dihaluskan, lalu tambahkan daun salam, serai, dan lengkuas. Tumis perlahan hingga aroma wangi rempahnya keluar dan bumbu mulai matang.

Setelah tumisan terlihat agak berminyak, masukkan sisiran gula merah, air asam jawa, garam, dan kaldu jamur. Aduk terus hingga seluruh bumbu tercampur rata dan gula merah meleleh sempurna menyatu dengan cabai.

Kecilkan api kompor ke tingkat paling rendah. Terus masak sambal sambil sesekali diaduk perlahan. Proses ini sangat penting untuk membuat sambal benar-benar tanak (matang sempurna), warnanya berubah menjadi merah kecokelatan yang pekat, dan minyak terpisah dari bumbunya. Proses inilah yang memastikan sambal bajak awet dan tidak mudah basi meski disimpan berhari-hari.

Setelah matang, angkat dan biarkan sambal hingga benar-benar dingin di suhu ruang. Pindahkan perlahan ke dalam stoples kaca bersih yang kedap udara.

​Sambal bajak yang dibuat dengan penuh kesabaran ini siap menemani sepiring nasi putih hangat, opor ayam, maupun aneka lauk pauk lainnya. Rasanya yang medok dijamin akan membuat momen makan bersama keluarga menjadi semakin meriah.*

0 Komentar