Banyumas.co - Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran, meninggal akibat serangan udara yang dilakukan oleh pasukan gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap sejumlah sasaran di Teheran, Iran, Sabtu, 28 Februari 2026 Sore WIB.
Pemerintah Iran mengumumkan masa berkabung nasional selama 40 hari sebagai bentuk penghormatan atas kepergian Presiden mereka.
Diketahui, Ali Khamenei lahir pada 19 April 1939 di Mashhad, Iran, dan dikenal sebagai ulama Syiah konservatif yang memegang peranan penting dalam sejarah Republik Islam Iran sejak era Revolusi 1979.
Ali adalah salah satu tokoh yang aktif menentang rezim Shah Iran sebelum revolusi berhasil menggulingkan monarki dan mendirikan negara baru berdasarkan prinsip pemerintahan religius.
Khamenei kemudian mulai masuk ke ranah politik nasional. Ia menjabat sebagai Presiden Iran pada 1980-an, kemudian menjadi Pemimpin Tertinggi Iran setelah wafatnya pendiri Republik Islam pada 1989. Dalam peran ini, ia menjadi otoritas tertinggi negara yang mengawasi urusan politik, militer, agama, dan kebijakan luar negeri.
Pada 27 Februari 2026, Iran dan Amerika Serikat melakukan perundingan penting terkait regulasi program senjata Iran. Namun, perundingan damai tidak tercapai.
Hal itu membuat Donald Trump sebagai Presiden Amerika Serikat marah dan bersumpah untuk menggulingkan Rezim Ali. Dan akhirnya serangan gabungan dilakukan.*

0 Komentar