Banyumas.co - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi siapkan langkah cepat dalam evaluasi puncak arus mudik Lebaran 2026 dan menyiapkan langkah antisipatif agar arus balik di lintas penyeberangan Sumatra–Jawa berjalan lebih terkendali, aman, dan lancar.
Melansir dari website Kemenhub, dalam rapat evaluasi di Kantor PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Minggu (22/3/2026), Menhub menegaskan pentingnya respons cepat dan strategi matang.
“Puncak arus mudik sudah kita lewati. Saat ini fokus kita adalah memastikan arus balik dapat dikelola lebih baik,” kata Dudy.
Strategi yang telah disiapkan Menteri Perhubungan adalah:
– Percepatan aktivasi TBB saat lonjakan kendaraan, diperluas hingga 5–6 dermaga.
– Antisipasi crossing di Bakauheni agar tidak menghambat bongkar muat.
– Optimalisasi rest area melalui koordinasi dengan Kepolisian.
– Penggunaan dermaga non-TBB dan pengaturan jumlah kapal agar efisien.
– Opsi lintas alternatif Pelabuhan Panjang–Krakatau Bandar Samudra (KBS).
– Pemantauan real-time dengan drone di Bakauheni.
– Buffer zone dan delaying system di Sumatra untuk menahan kendaraan sebelum masuk pelabuhan.*

0 Komentar