Banyumas.co - Batuk saat puasa bisa terasa lebih mengganggu dibanding hari biasa. Tenggorokan kering karena tidak minum seharian, ditambah kondisi tubuh yang sedang beradaptasi dengan pola makan baru, membuat batuk terasa lebih sering dan tidak nyaman.
Meski demikian, ada berbagai cara yang bisa dilakukan untuk meredakan batuk tanpa harus membatalkan puasa.
Berikut ini beberapa tips yang bisa Anda terapkan agar ibadah puasa tetap lancar meski sedang batuk.
1. Konsumsi Madu untuk Meredakan Tenggorokan
Madu dikenal sebagai bahan alami yang efektif meredakan batuk. Menurut berbagai penelitian kesehatan, madu dapat membantu melapisi tenggorokan dan mengurangi iritasi.
Anda bisa mencampurkan satu sendok makan madu dengan air hangat saat sahur atau sebelum tidur setelah tarawih. Selain membantu meredakan batuk, madu juga memberikan energi tambahan yang bermanfaat saat berpuasa.
2. Hindari Makanan Berminyak dan Gorengan
Gorengan memang menjadi menu favorit saat berbuka, terutama di bulan Ramadan. Namun, makanan berminyak dapat memicu iritasi tenggorokan dan memperparah batuk.
Sebagai alternatif, pilih makanan yang direbus, dikukus, atau dipanggang. Perbanyak konsumsi buah dan sayur yang kaya vitamin C untuk membantu meningkatkan daya tahan tubuh.
3. Gunakan Humidifier atau Jaga Kelembapan Udara
Udara kering, terutama di ruangan ber-AC, dapat membuat tenggorokan semakin kering. Jika memungkinkan, gunakan humidifier di kamar tidur untuk menjaga kelembapan udara. Cara sederhana lainnya adalah meletakkan wadah berisi air di dalam ruangan agar udara tidak terlalu kering.
Lingkungan yang lembap dapat membantu mengurangi iritasi saluran pernapasan dan meredakan batuk secara alami.
4. Istirahat yang Cukup
Kurang tidur dapat menurunkan sistem imun dan memperlambat proses penyembuhan. Meski jadwal ibadah selama bulan Ramadan cukup padat, usahakan tetap mendapatkan waktu istirahat yang cukup.
Tidur 6–8 jam per hari, termasuk tidur siang singkat, bisa membantu tubuh melawan infeksi penyebab batuk. Hindari begadang yang tidak perlu agar kondisi tubuh tetap prima.
5. Konsumsi Obat Batuk yang Tepat
Jika batuk cukup mengganggu, Anda dapat mengonsumsi obat batuk saat sahur atau setelah berbuka. Pastikan memilih obat sesuai jenis batuk, apakah batuk kering atau berdahak.
Bila ragu, konsultasikan dengan apoteker atau dokter untuk mendapatkan rekomendasi yang tepat. Mengatur waktu minum obat di luar jam puasa akan membantu Anda tetap menjalankan ibadah tanpa khawatir.
6. Berkumur dengan Air Garam
Air garam hangat dapat membantu mengurangi peradangan dan membunuh kuman di tenggorokan. Lakukan berkumur setelah berbuka atau sebelum tidur. Cara ini sederhana, murah, dan cukup efektif untuk meredakan batuk ringan.
Pastikan Anda tidak menelan air garam tersebut agar tidak mengganggu pencernaan.
7. Hindari Paparan Asap dan Debu
Asap rokok, polusi, dan debu dapat memperparah batuk. Jika memungkinkan, gunakan masker saat berada di luar ruangan atau saat membersihkan rumah. Menjaga kebersihan lingkungan juga membantu mencegah iritasi saluran pernapasan.*

0 Komentar