Kenapa Kartu Pokémon Inggris Nilai Jualnya Lebih Mahal dari Versi Jepang dan Indonesia? Ini Alasannya

  

Banyumas.co - Kartu Pokémon menjadi salah satu barang koleksi yang sangat populer bagi banyak penggemar di seluruh dunia.

Seiring waktu, nilai jual beberapa kartu tidak hanya dilihat dari keindahan visual atau nostalgia, tetapi juga faktor rarity, demand, serta sejarah edisi tertentu.

Salah satu fenomena yang menarik adalah kenapa kartu Pokémon versi Inggris seringkali memiliki nilai jual lebih tinggi dibandingkan versi Jepang maupun Indonesia.

Banyak kolektor dan penjual barang koleksi mengamati tren ini, dan ternyata ada beberapa alasan kuat yang menjelaskan fenomena tersebut.

1. Pasar Kolektor Internasional yang Lebih Besar

Salah satu alasan utama kartu Pokémon Inggris lebih mahal adalah pasar kolektor internasional yang lebih besar dan likuid. Kartu versi Inggris diperdagangkan secara luas di Amerika Utara, Eropa, dan negara-negara berbahasa Inggris lainnya. Hal ini membuat permintaan terhadap kartu versi Inggris menjadi jauh lebih tinggi dibandingkan edisi Jepang maupun edisi lokal seperti Indonesia.

Amerika Serikat, misalnya, merupakan pusat dari banyak lelang kartu koleksi, marketplace, serta komunitas grading profesional seperti PSA dan Beckett. Banyak kolektor di negara-negara ini yang mencari versi Inggris karena lebih mudah dipahami (bahasa) dan lebih sesuai dengan pasar mereka. Akibatnya, harga pasar kartu versi Inggris pun terdorong naik karena tingginya permintaan dari negara-negara besar tersebut.

2. Ketersediaan dan Distribusi di Pasar Global

Distribusi kartu Pokémon versi Jepang, Inggris, dan Indonesia berbeda-beda. Versi Jepang sering kali didistribusikan terlebih dahulu di Jepang dan memiliki edisi eksklusif Jepang yang tidak dirilis di luar negeri. Sebaliknya, versi Inggris menjadi edisi global standar yang dipasarkan di berbagai negara Barat.

Versi Indonesia sendiri adalah edisi terjemahan dari edisi Inggris dan jumlahnya relatif lebih sedikit diperdagangkan secara global. Dalam dunia koleksi, kelangkaan di pasar global sering kali menaikkan nilai jual — tetapi jika kelangkaan itu tidak disertai dengan demand tinggi, nilai tidak otomatis melonjak. Edisi Jepang memang langka bagi kolektor Barat, tetapi karena aksara Kanji/Katakana membuat demand-nya lebih rendah dibanding versi Inggris yang “lebih universal”.

3. Faktor Bahasa dan Konektivitas Emosional

Bahasa menjadi faktor penting yang sering dilupakan. Sebagian besar kolektor global lebih nyaman dengan kartu versi Inggris karena ia menggunakan bahasa yang mereka pahami. Hal ini membuat kartu versi Inggris lebih relatable dan bernilai emosional bagi kolektor di luar Jepang.

Dalam banyak kasus, sebuah kartu yang memiliki teks dalam bahasa yang dipahami oleh pembeli memiliki nilai sentimental yang lebih tinggi. Ini terutama berlaku di komunitas Pokémon di barat yang seringkali tumbuh besar dengan versi Inggris sejak awal 2000-an.

Versi Indonesia, meskipun menyenangkan bagi kolektor lokal, tidak memiliki daya tarik yang sama di pasar internasional.

4. Dampak dari Grading Profesional (PSA/Beckett)

Kartu Pokémon versi Inggris seringkali masuk dalam sistem grading dari lembaga profesional seperti PSA (Professional Sports Authenticator) dan Beckett. Ketika sebuah kartu mendapatkan nilai tinggi (misalnya PSA 9 atau PSA 10), nilai jualnya bisa melambung drastis.

Karena volume kartu versi Inggris yang tinggi di pasar barat, lebih banyak kartu versi Inggris yang dinilai, dipamerkan, dan dilelang di platform internasional. Kelebihan ini menciptakan efek snowball: semakin banyak kartu versi Inggris yang terjamin kualitasnya, semakin kolektor bersedia membayar harga tinggi untuk kartu graded tersebut.

5. Edisi dan Cetakan yang Dianggap “Ikonik”

Beberapa edisi kartu versi Inggris memiliki cetakan yang dianggap klasik atau ikonik, seperti seri pertama (Base Set), Jungle, dan Fossil. Banyak kolektor yang mengejar versi ini karena nostalgia dan faktor sejarah. Sementara itu, versi Jepang memiliki desain yang sedikit berbeda dan seringkali dianggap sebagai koleksi tersendiri — tetapi pasar yang mengejar versi Jepang biasanya lebih niche dan terbatas pada kolektor hardcore saja.

6. Faktor Investasi dan Spekulasi

Tidak bisa dipungkiri bahwa dunia koleksi kartu Pokémon kini juga dimaknai sebagai investasi. Banyak investor membeli kartu versi Inggris dengan harapan nilainya akan terus meningkat. Tren ini kurang berkembang untuk versi Jepang ataupun versi Indonesia. Ini karena investor cenderung memilih kartu yang memiliki liquidity tinggi di pasar lelang internasional, yang pada umumnya adalah kartu versi Inggris.*

0 Komentar