Banyumas.co - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memerah di awal perdagangan Selasa, 10 Februari 2026. IHSG Dibuka melemah ke level 8.031.
Dikutip dari data Bursa Efek Indonesia (BEI), hingga pukul 09.04 WIB, IHSG berbalik melonjak 0,29 persen ke level 8.055.
Tercatat pada perdagangan di waktu tersebut, sebanyak 2,03 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 1,22 triliun, serta frekuensi sebanyak 155.400 kali.
Dalam perdagangan di waktu tersebut, sebanyak 322 saham bergerak naik, sedangkan 189 saham mengalami penurunan, dan 447 saham tidak mengalami pergerakan.
Prediksi IHSG Hari Ini:
IHSG diperkirakan bergerak melemah pada perdagangan Selasa, seiring sentimen negatif yang datang dari pasar regional. Proyeksi tersebut disampaikan Samuel Sekuritas dalam riset Morning Market Update edisi 10 Februari 2026.
Samuel Sekuritas menilai tekanan dari bursa Asia berpotensi membayangi pergerakan IHSG, meskipun pasar saham global, khususnya Amerika Serikat, ditutup menguat pada perdagangan sebelumnya.
Pada perdagangan Senin 9 Februari, indeks saham AS ditutup di zona hijau. Dow Jones menguat tipis 0,04 persen, S&P 500 naik 0,47 persen, dan Nasdaq melonjak 0,90 persen. Penguatan tersebut dipimpin oleh saham-saham teknologi, sekaligus mendorong Dow Jones mencetak rekor tertinggi baru.
Dari pasar obligasi, yield US Treasury tenor 10 tahun tercatat turun 0,5 basis poin ke level 4,20 persen. Di sisi lain, indeks dolar AS (USD Index) melemah 0,79 persen ke level 96,86, yang mencerminkan berkurangnya permintaan terhadap aset safe haven dolar.
Di dalam negeri, IHSG pada perdagangan sebelumnya tercatat menguat 1,2 persen ke level 8.032. Namun, Samuel Sekuritas menilai penguatan tersebut berpotensi tertahan seiring tekanan dari sentimen eksternal kawasan Asia.*

0 Komentar