Banyumas.co - Sejak munculnya pertama kali di akhir 1990-an, kartu Pokémon telah menjadi salah satu koleksi kartu tersukses di dunia.
Tidak hanya memiliki nilai permainan, tetapi juga nilai koleksi yang tinggi. Banyak faktor yang menentukan kualitas kartu Pokémon, salah satunya adalah build quality, kualitas fisik material kartu, ketebalan, finishing, ketahanan warna, dan tekstur permukaan.
Di pasaran internasional, kartu Pokémon dicetak dalam beberapa edisi berdasarkan wilayah bahasa dan distributor: edisi Inggris (English), edisi Jepang (Japanese), dan edisi Indonesia.
Pertanyaannya sering muncul di komunitas kolektor: manakah yang memiliki build quality terbaik?
Untuk menjawabnya, artikel ini akan membandingkan ketiganya dari beberapa aspek utama: bahan, pencetakan & warna, ketahanan jangka panjang, dan preferensi komunitas.
1. Bahan dan Ketebalan Kartu
Hal pertama yang tampak ketika membandingkan kartu dari edisi berbeda adalah ketebalan dan feel kartu di tangan.
Edisi Jepang umumnya dikenal memiliki kartu yang lebih tipis dibanding versi Barat (termasuk Inggris). Ini bukan berarti buruk, desain Jepang seringkali mengutamakan sensasi “lebih ringan dan lentur.” Bagi banyak kolektor dan pemain, kartu Jepang terasa lebih nyaman saat di-shuffle karena lenturnya yang sesuai.
Edisi Inggris menggunakan standar bahan yang mirip dengan kartu versi Amerika. Mereka cenderung sedikit lebih tebal dan padat, memberikan kesan kartu yang lebih “premium” dan stabil. Ketebalan ini juga membuat kartu cenderung lebih tahan terhadap penyok atau kerutan ringan.
Edisi Indonesia biasanya menggunakan kualitas bahan yang mirip dengan versi Barat, tetapi sering kali konsistensinya sedikit bervariasi antar cetakan. Beberapa seri Indonesia terasa hampir setebal versi Inggris, sementara yang lain terasa lebih tipis—mungkin karena printer lokal yang berbeda atau penyesuaian cost produksi.
2. Pencetakan, Warna, dan Finishing
Pencetakan berkualitas tinggi berarti warna yang tajam, lapisan foil yang rata, dan garis tepi yang bersih. Di sini ketiga edisi memiliki karakteristik unik:
Edisi Jepang sering dipuji karena warna yang akurat dan cerah, terutama pada seri foil dan holo mereka. Banyak kolektor mengatakan gradient warna pada foil Jepang tampak lebih halus dan tidak “pecah.”
Edisi Inggris juga memiliki kualitas warna yang sangat baik, dengan pencetakan stabil di hampir semua set yang dirilis secara global. Finishing foil pada edisi Inggris cenderung lebih terang dan reflektif, yang menjadi favorit sebagian besar pemain TCG kompetitif.
Edisi Indonesia terkadang memiliki variasi warna yang sedikit berbeda dari edisi internasional. Warna bisa muncul lebih gelap atau lebih pucat tergantung batch produksi. Namun, kualitas finishing foil masih layak dan tidak terlalu berbeda secara signifikan bila dibandingkan edisi Inggris non-foil.
Secara umum, pencetakan dan warna tadi sering menjadi pembeda yang disukai komunitas: edisi Jepang memiliki punch warna yang kuat, sedangkan edisi Inggris memiliki finishing yang cemerlang secara konsisten.
3. Ketahanan Jangka Panjang
Kolektor kartu Pokémon sering menyimpan kartu untuk waktu yang sangat lama. Ketahanan terhadap goresan, kelembapan, dan pemudaran warna menjadi indikator penting.
Kartu edisi Inggris cenderung menunjukkan ketahanan baik terhadap pemakaian berulang karena bahan yang sedikit lebih tebal. Jika disimpan dalam sleeve yang baik, kartu Inggris sering tetap dalam kondisi sangat baik selama bertahun-tahun.
Edisi Jepang, walaupun tipis, tidak berarti mudah rusak. Justru kartu Jepang sering bertahan karena serat kartunya berkualitas, namun, karena lebih lentur, kartu ini bisa lebih gampang melengkung jika berada di lingkungan lembap atau tertindih.
Edisi Indonesia memiliki performa yang agak bervariasi tergantung batch. Secara umum cukup tahan lama, tetapi dalam beberapa kasus kartu Indonesia bisa menunjukkan tanda perubahan warna lebih cepat jika disimpan di tempat yang kurang ideal.
4. Preferensi Komunitas
Kalangan pemain biasanya memilih build quality berdasarkan tujuan penggunaan:
Pemain kompetitif sering memilih edisi Inggris karena build yang tebal dan stabil saat sering di-shuffle.
Kolektor estetika cenderung menyukai edisi Jepang karena warna dan kualitas foil yang detail.
Penggemar lokal atau pemula sering puas dengan edisi Indonesia, terutama karena harga yang lebih terjangkau dan kemudahan mendapatkan kartu.*

0 Komentar