AC Milan Ditahan Imbang Como di San Siro

  



Banyumas.co - AC Milan kembali kehilangan poin penting dalam perburuan gelar Serie A setelah ditahan imbang 1-1 oleh Como di San Siro, Kamis (19 Februari 2026) dini hari WIB. Hasil itu membuat Milan tertinggal tujuh poin dari Inter Milan di puncak klasemen.

Kesalahan sendiri menjadi awal masalah. Pada menit ke-32, kiper Mike Maignan mencoba memainkan bola dari tepi kotak penalti. Nico Paz membaca situasi dengan cepat, merebut bola, lalu melepaskan tembakan mendatar yang lolos di antara kedua kaki Maignan.

Gol itu menjadi yang kesembilan bagi gelandang Argentina tersebut di liga musim ini dan membawa Como unggul hingga turun minum.

Como hampir menggandakan keunggulan sebelum jeda. Sergi Roberto memaksa Maignan melakukan penyelamatan jarak dekat pada menit ke-39 dalam sebuah kemelut di depan gawang, sementara Jacobo Ramón gagal memaksimalkan bola muntah.

Milan sempat membalas lewat peluang Rafael Leão dan Fikayo Tomori, namun kiper Como, Jean Butez, tampil sigap menjaga keunggulan tim tamu.

Milan bangkit selepas istirahat. Pelatih melakukan sejumlah pergantian, memasukkan Matteo Gabbia, Youssouf Fofana, Alexis Saelemaekers, hingga Niclas Füllkrug untuk menambah daya dorong. Tekanan itu berbuah pada menit ke-64 ketika Leão menyamakan kedudukan.

Berawal dari serangan balik cepat, Ardon Jashari mengirim umpan ke luar kotak penalti dan Leão melepaskan tembakan kaki kanan melengkung ke pojok atas gawang.

Setelah gol tersebut, tempo pertandingan meningkat. Kedua tim saling menekan. Christian Pulisic, yang masuk menggantikan Leão pada menit ke-82, hampir membawa Milan berbalik unggul, tetapi tembakannya dari sisi kiri kotak penalti ditepis Butez. Di sisi lain, Tasos Douvikas dan Martin Baturina beberapa kali mengancam lewat sundulan dan sepakan jarak dekat, namun Maignan menebus kesalahannya dengan sejumlah penyelamatan penting.

Lima menit tambahan waktu di penghujung laga diwarnai ketegangan. Como terus menekan melalui Jesús Rodríguez dan Álex Valle, tetapi upaya terakhir mereka melenceng tipis atau berhasil diamankan Maignan. Peluit panjang berbunyi pada babak kedua.*

0 Komentar