Cara Membuat Peyek yang Gurih Tanpa Runtuh

    

Banyumas.co - Peyek atau rempeyek merupakan salah satu camilan tradisional Indonesia yang digemari banyak orang. Teksturnya yang renyah, rasanya yang gurih, serta variasi isian seperti kacang tanah, kacang hijau, atau udang kecil membuat peyek cocok disantap sebagai lauk pendamping maupun camilan.

Namun, tidak sedikit orang yang gagal membuat peyek karena hasilnya mudah runtuh atau tidak renyah. Agar peyek bisa gurih dan utuh, ada beberapa teknik penting yang perlu diperhatikan.

1. Pilih Bahan yang Tepat
Kunci utama peyek yang tidak runtuh adalah komposisi bahan. Gunakan campuran tepung beras dan sedikit tepung tapioka atau tepung sagu. Tepung beras memberi tekstur renyah, sedangkan tepung tapioka membantu peyek lebih menyatu dan tidak mudah patah. Perbandingan yang umum digunakan adalah 250 gram tepung beras dan 1–2 sendok makan tepung tapioka.

Bumbu juga berperan besar dalam cita rasa. Gunakan bawang putih, ketumbar, kencur (opsional), dan garam secukupnya. Tambahan santan encer akan membuat peyek lebih gurih dan aroma lebih sedap.

2. Buat Adonan dengan Kekentalan Pas
Kesalahan umum saat membuat peyek adalah adonan terlalu encer atau terlalu kental. Adonan peyek sebaiknya cukup encer agar bisa menyebar tipis saat digoreng, tetapi tidak sampai seperti air. Kekentalan yang pas akan membuat peyek matang merata dan tidak mudah hancur.

Aduk adonan hingga benar-benar halus dan tidak bergerindil. Diamkan adonan selama 10–15 menit agar tepung menyerap cairan dengan baik, sehingga hasil peyek lebih kokoh.

3. Gunakan Isian Secukupnya
Isian peyek seperti kacang tanah, kacang hijau, atau rebon sebaiknya tidak berlebihan. Terlalu banyak isian akan membuat peyek berat dan mudah runtuh saat digoreng atau diangkat. Pastikan isian tersebar merata dan menempel dengan adonan.

Untuk kacang tanah, sebaiknya belah dua agar lebih mudah matang dan menempel sempurna pada peyek.

4. Teknik Menggoreng yang Benar
Panaskan minyak dalam jumlah banyak dengan api sedang. Minyak harus benar-benar panas sebelum adonan dituangkan. Tuang adonan di pinggir wajan, bukan di tengah, lalu siram-siram dengan minyak panas agar peyek terlepas perlahan dan membentuk lembaran tipis.

Jangan sering membalik peyek saat menggoreng. Biarkan peyek kering dan kokoh terlebih dahulu, baru kemudian dibalik sekali agar matang merata. Menggoreng terlalu lama dengan api besar justru membuat peyek cepat gosong dan rapuh.

5. Tiriskan dan Simpan dengan Tepat
Setelah peyek matang dan berwarna kuning keemasan, angkat dan tiriskan di atas saringan atau kertas minyak. Biarkan uap panasnya hilang sebelum disimpan. Peyek yang masih panas lalu ditutup akan menjadi lembek.

Simpan peyek dalam toples kedap udara agar tetap renyah dan tidak mudah melempem.*

0 Komentar