Banyumas.co - Sourdough adalah jenis roti yang dibuat dengan memanfaatkan ragi alami dari starter (adonan fermentasi). Roti ini terkenal dengan cita rasanya yang kompleks, teksturnya yang kenyal, dan kandungan nutrisinya yang lebih baik dibandingkan roti biasa.
Namun, tahukah Anda bahwa sourdough juga bisa dikreasikan menjadi roti manis yang lezat? Salah satu variasi yang semakin populer adalah sourdough cokelat, perpaduan between keasaman ringan roti dan rasa pahit-manis cokelat yang sangat memanjakan lidah.
Jika biasanya sourdough mengedepankan rasa gurih dan aroma asam, sourdough cokelat justru menawarkan sensasi berbeda: lembut, moist, dan tentunya kaya rasa cokelat. Sangat cocok sebagai teman sarapan, camilan sore dengan secangkir kopi, atau hidangan spesial saat berkumpul bersama keluarga.
Pembuatan sourdough cokelat memang membutuhkan waktu fermentasi yang cukup panjang, tetapi prosesnya sebenarnya tidak terlalu sulit. Dengan mengikuti langkah-langkah yang tepat, siapa pun bisa membuatnya di rumah. Berikut panduan lengkapnya yang bisa Anda coba.
Bahan-Bahan Sourdough Cokelat
Untuk menghasilkan sourdough cokelat yang empuk dan penuh aroma, siapkan bahan berikut:
Bahan Utama
300 gram tepung terigu protein tinggi
50 gram tepung terigu protein sedang
30 gram bubuk kakao berkualitas
80 gram sourdough starter (aktif, baru diberi makan)
50 gram gula pasir
6 gram garam
250–270 ml air dingin (sesuaikan kebutuhan adonan)
50 gram dark chocolate chips atau cokelat batang cincang
30 gram butter (opsional, untuk hasil lebih lembut)
Bahan Tambahan (opsional)
½ sdt vanilla extract
½ sdt espresso powder untuk memperkuat aroma cokelat
Topping: chocolate chip, almond slice, atau cokelat leleh
Cara Membuat Sourdough Cokelat
Ikuti langkah-langkah berikut untuk membuat sourdough cokelat yang mengembang cantik.
1. Campur Bahan Kering
Dalam wadah besar, campurkan tepung protein tinggi, tepung protein sedang, bubuk kakao, dan gula. Aduk sampai merata. Mengaduk bahan kering terlebih dahulu membantu agar kakao tidak menggumpal saat ditambahkan air.
2. Tambahkan Starter dan Air
Masukkan sourdough starter yang sudah aktif ke dalam campuran tepung. Tambahkan air sedikit demi sedikit sambil diuleni. Adonan sourdough cokelat biasanya lebih lembab dibanding roti biasa, jadi jangan kaget bila teksturnya agak lengket.
Jika Anda ingin menambahkan vanilla atau espresso powder, campurkan pada tahap ini.
3. Istirahatkan (Autolyse)
Setelah tercampur, diamkan adonan selama 30–45 menit. Proses autolyse membantu gluten terbentuk dengan lebih baik sehingga roti memiliki tekstur yang elastis.
4. Tambahkan Garam dan Butter
Setelah autolyse selesai, tambahkan garam dan butter. Uleni kembali sampai adonan halus dan elastis. Anda bisa menggunakan teknik stretch and fold setiap 30 menit sebanyak 3–4 kali. Cara ini efektif untuk adonan sourdough tanpa perlu menguleni terlalu kuat.
5. Masukkan Chocolate Chips
Pada lipatan terakhir, masukkan potongan cokelat. Ratakan agar tersebar merata di seluruh adonan.
6. Fermentasi Pertama (Bulk Fermentation)
Tutup wadah dengan kain dan biarkan adonan mengembang pada suhu ruang selama 4–6 jam, tergantung suhu ruangan. Di daerah yang lebih panas, adonan akan mengembang lebih cepat.
Anda akan tahu adonan sudah siap ketika volumenya meningkat sekitar 50–70% dan terasa lebih ringan.
7. Bentuk Adonan
Keluarkan adonan ke permukaan yang sudah ditaburi sedikit tepung. Bentuk menjadi bulat atau oval sesuai cetakan. Biarkan selama 20 menit untuk proses bench rest.
Setelah itu, lakukan shaping ulang agar permukaan menjadi lebih kencang.
8. Fermentasi Kedua (Cold Proof)
Letakkan adonan ke dalam banneton atau wadah berlapis kain. Tutup rapat, lalu simpan di dalam kulkas 10–16 jam. Proses ini membuat rasa roti lebih berkembang dan hasil akhirnya lebih lembut serta seragam.
9. Panggang
Panaskan oven dengan panci dutch oven di dalamnya pada suhu 230°C. Setelah panas, keluarkan dutch oven, letakkan adonan di dalamnya, beri sayatan di permukaan, lalu panggang 20 menit dengan tutup.
Setelah itu, buka tutupnya dan panggang lagi 15–20 menit agar permukaan roti menjadi cokelat dan renyah.
10. Dinginkan
Biarkan roti dingin minimal 1 jam sebelum dipotong. Ini membantu tekstur remah roti stabil dan tidak basah di bagian dalam.
Sourdough cokelat ini sangat cocok untuk disajikan dengan selai, madu, cream cheese, atau cukup dinikmati begitu saja. Aroma cokelatnya yang menggoda dan tekstur sourdough yang kenyal membuat roti ini menjadi pilihan dessert atau sarapan yang istimewa.*

0 Komentar