Persiapan Dishub Banyumas untuk Menambah Koridor Baru Trans Banyumas



Banyumas.co - Persiapan pembukaan koridor baru Trans Banyumas terus dimatangkan oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Banyumas. 

Kehadiran koridor ini diharapkan bisa menjadi jawaban atas kebutuhan masyarakat di sejumlah wilayah yang memang sering menggunakan akses transportasi umum.

Kepala UPTD Pengelola Sarana dan Prasarana Perhubungan Kabupaten Banyumas, Muhamad Soleh Wibowo, mengatakan bahwa berbagai aspek teknis hingga koordinasi lintas pihak telah dilakukan untuk memastikan layanan baru ini dapat segera dimanfaatkan masyarakat.

Pihak Dishub Kabupaten Banyumas telah menyiapkan sembilan unit bus, terdiri dari delapan bus operasi harian (SO) dan satu bus cadangan (SGO).

“Untuk persiapan infrastruktur kami sudah menyiapkan dan sudah bekerja sama dengan operator Itu nanti ada sembilan bus yang akan disiapkan terdiri dari delapan SO dan satu SGO. SO itu berarti bus yang akan beroperasi setiap hari, SGO itu berarti bus cadangan.” kata Soleh.

Koridor baru ini nantinya akan melayani perjalanan pulang-pergi dengan jarak tempuh satu kali jalan sepanjang 44 kilometer, serta dilengkapi 62 titik pemberhentian bus (TPB). Dari sisi teknis, setiap bus menjalani pengecekan rutin melalui Ram Check setiap pagi sebelum beroperasi.

Soleh menegaskan bahwa pemeriksaan tersebut meliputi kelengkapan administrasi seperti STNK, buku KIR, dan SIM pengemudi. Selain itu, kondisi kelayakan serta kebersihan kendaraan juga diperiksa mulai dari AC, body kendaraan, hingga lampu-lampu.

Ia berharap kehadiran koridor baru Trans Banyumas dapat meningkatkan aksesibilitas masyarakat dari wilayah Banyumas, Kaliori, Kalibagor, Sokaraja, dan sekitarnya menuju pusat kota. Masyarakat juga dapat memanfaatkan aplikasi Mitra Darat guna membantu penumpang memantau posisi bus.*


0 Komentar