Banyumas.co - Bulan Desember 2025 akan berjumpa dengan beberapa fenomena langit menarik, salah satunya Cold Moon. Saat itu, bulan purnama tampak lebih terang dan indah di malam hari daripada hari-hari biasanya.
Selain itu, akan ada hujan meteor mewarnai langit, mulai dari Fi Cassiopeid hingga Ursid di penghujung tahun.
Beberapa fenomena langit di bulan Desember bahkan bisa disaksikan dengan mata telanjang. Ayo, simak penjelasannya satu per satu di bawah ini agar tidak ada yang terlewat.
Berikut Daftar Fenomena Langit saat Desember 2025:
1. Supermoon atau Full Cold Moon
Bulan purnama pada Desember 2025 dikenal sebagai Cold Moon atau supermoon dingin. Fenomena ini diprediksi muncul di langit malam tanggal 4 hingga 5 Desember.
Bulan akan tampak lebih besar dan terang karena berada rendah di cakrawala, mirip dengan fenomena Beaver Moon pada bulan November.
Dikutip dari Times of India, nama Cold Moon berasal dari tradisi suku asli Amerika. Dahulu, mereka menamai bulan purnama untuk menandai pergantian musim.
Beberapa suku juga menyebutnya Long Nights Moon, karena malam di bulan Desember adalah yang terpanjang dalam setahun.
2. Hujan Meteor Fi Cassiopeid
Hujan meteor Fi Cassiopeid mencapai puncaknya pada 6 Desember. Nama hujan meteor ini berasal dari rasi Cassiopeia, tempat munculnya meteor-meteor tersebut.
Meski intensitasnya rendah, fenomena ini tetap menarik. Pengamatan terbaik dilakukan di malam hari dari lokasi minim cahaya.
3. Hujan Meteor Puppid-Velid
Hujan meteor Puppid-Velid memiliki radiant dari dua rasi selatan, Puppis dan Vela. Puncaknya terjadi pada 7 Desember 2025.
Posisi geografis Indonesia memungkinkan pengamat untuk menyaksikannya dengan cukup baik. Meski jumlah meteor tidak terlalu banyak, jalurnya biasanya panjang dan terlihat jelas.
4. Hujan Meteor Monocerotid
Hujan meteor Monocerotid mencapai puncaknya pada 9 Desember, dengan radiant di rasi Monoceros. Fenomena ini terkenal tidak stabil karena kadang muncul ledakan meteor singkat yang cukup intens.
Ketidakpastian tersebut membuatnya menarik bagi pengamat yang ingin melihat kejadian tak terduga. Jika beruntung, kilatan meteor cepat dapat terlihat secara sporadis.
5. Hujan Meteor Sigma Hydrid
Sigma Hydrid akan mencapai puncaknya pada 12 Desember, berasal dari rasi Hydra.
Meteor-meteornya cepat dengan intensitas sedang, sehingga mudah diamati dari area terbuka dengan cakrawala jelas menghadap rasi Hydra.*

0 Komentar