Cara Membuat Croissant Berongga: Tips dan Teknik yang Wajib Dicoba



Banyumas.co - Croissant dikenal dengan teksturnya yang renyah di luar, lembut di dalam, serta memiliki rongga-rongga lapisan yang cantik.

Membuat croissant berongga memang membutuhkan teknik khusus, terutama dalam proses laminasi adonan dan pengolahan mentega. Namun, dengan langkah yang tepat, kamu bisa menghasilkan croissant ala bakery profesional di rumah.

Artikel ini akan membahas cara membuat croissant berongga serta tips penting agar hasilnya maksimal.

1. Persiapan Bahan untuk Membuat Croissant Berongga

Untuk membuat croissant dengan lapisan berongga, kamu memerlukan bahan-bahan berikut:

500 gram tepung terigu protein tinggi

10 gram ragi instan

50 gram gula pasir

10 gram garam

300 ml susu dingin

50 gram mentega (untuk adonan)

250 gram unsalted butter (untuk laminasi)

1 butir telur (untuk olesan)


Pastikan semua bahan, terutama mentega dan susu, dalam keadaan dingin karena suhu sangat berpengaruh pada pembentukan rongga croissant.

2. Cara Membuat Adonan Dasar

1. Campurkan tepung, gula, dan ragi instan dalam wadah.


2. Masukkan susu dingin sedikit demi sedikit sambil diuleni.


3. Tambahkan garam dan mentega, lalu uleni hingga kalis elastis.


4. Bentuk adonan bulat, tutup dengan plastik wrap, dan simpan di kulkas selama minimal 1 jam agar gluten rileks dan adonan mengencang.


Pendinginan ini penting agar adonan tidak cepat lembek saat proses pelipatan.

3. Teknik Laminasi untuk Membuat Croissant Berongga

Laminasi adalah inti dari croissant berlapis dan berongga. Berikut langkahnya:

1. Letakkan 250 gram unsalted butter di antara dua lembar plastik, kemudian pipihkan menjadi persegi.


2. Gilas adonan dingin menjadi bentuk persegi yang sedikit lebih besar dari mentega.


3. Letakkan mentega di tengah adonan, lalu lipat sisi-sisinya hingga mentega tertutup rapat.


4. Gilas adonan membentuk persegi panjang, kemudian lipat menjadi tiga bagian (fold 1).


5. Dinginkan selama 20–30 menit.


6. Ulangi proses gilas dan lipat hingga 3 kali.


Pastikan mentega tidak meleleh saat laminasi. Jika mentega dan adonan mencair, lapisan tidak akan terbentuk sempurna sehingga croissant sulit berongga.

4. Pembentukan Croissant

1. Gilas adonan menjadi lembaran besar dengan ketebalan sekitar 4 mm.


2. Potong segitiga-segitiga panjang.


3. Gulung adonan dari bagian lebar menuju ujung yang runcing.


4. Susun di loyang dan biarkan mengembang 1–2 jam hingga mengembang dua kali lipat.



Jangan overproof karena bisa membuat butter pecah dan croissant menjadi bantat.

5. Proses Pemanggangan

Panaskan oven pada suhu 190–200°C.

Olesi croissant dengan telur agar warnanya cantik dan mengkilap.

Panggang selama 20–25 menit hingga croissant berwarna keemasan dan mengembang sempurna.


Croissant yang matang dengan baik akan terasa ringan, berlapis-lapis, dan memiliki rongga besar di dalamnya.

6. Tips Agar Croissant Berongga Sempurna

Gunakan butter berkualitas tinggi.

Selalu jaga suhu adonan tetap dingin.

Jangan menekan terlalu kuat saat menggulung.

Istirahatkan adonan di antara proses pelipatan.

Gunakan oven dengan suhu stabil.*




0 Komentar