Banyumas.co - Hampir mayoritas pecinta kuliner mengira cakwe harus selalu pakai ragi dan telur.
Jika bisa diolah lagi, bisa juga cakwe versi tanpa keduanya justru lebih ringan, bersih rasanya, dan jauh lebih bersahabat untuk dapur rumah.
Di dapur, rahasia cakwe tanpa ragi bukan soal bahan mahal, melainkan jeda waktu yang memberi adonan kesempatan “bernapas” sebelum bertemu minyak panas.
Adonan cukup diaduk sampai semua tepung basah, tidak perlu diuleni, karena semakin sering ditekan justru makin terasa liat saat digoreng.
Saat adonan didiamkan, permukaannya perlahan terasa lebih lentur di tangan, tanda reaksi pengembang bekerja pelan tanpa aroma menyengat.
Ketika digilas tipis, teksturnya lembut tapi tidak lengket, dan di titik inilah ketebalan adonan menentukan apakah cakwe akan kopong atau bantat.
Menumpuk dua potong adonan lalu menekan bagian tengahnya bukan sekadar ritual, melainkan cara sederhana agar adonan terbuka rapi saat mengembang.
Minyak harus benar-benar panas, karena suara desis awal itulah yang membuat cakwe langsung mekar tanpa menyerap minyak berlebihan.
Hasil akhirnya sederhana tapi memuaskan, cakwe renyah di luar, lembut di dalam, cocok untuk sarapan cepat atau teman minum teh sore.
Bahan:
Tepung terigu protein sedang 300 gram
Baking powder 7 gram
Baking soda 3 gram
Garam 5 gram
Bawang putih bubuk 1 sendok teh
Air 195 ml
Minyak sayur 15 ml
Cara Membuat:
Tahap Langkah Singkat
1. Campur semua bahan kering, tuang campuran air dan minyak, aduk hingga rata tanpa diuleni, lalu bungkus dan diamkan 30 menit.
2. Tekan dan lipat adonan 3–5 kali, bungkus kembali dan diamkan 30 menit, ulangi sekali lagi, lalu diamkan minimal 3 jam.
3. Gilas adonan hingga tebal sekitar 0,5 cm, potong memanjang, tumpuk dua potong dan tekan bagian tengahnya.
4. Goreng dalam minyak panas sambil dibolak-balik dan disiram minyak hingga mengembang dan berwarna kecokelatan.*

0 Komentar