Banyumas.co - Mantan Kapten Timnas Indonesia yang sedang bermain untuk Port FC, Asnawi Mangkualam akhirnya buka suara mengenai rumor keributan di ruang ganti skuad Garuda.
Rumor tersebar luas bahwa ada polemik di ruang ganti Timnas Indonesia setelah pertandingan melawan Bahrain di pertemuan pertama Round 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026. Waktu itu skuad Garuda dilatih oleh Shin Tae-yong.
Exco PSSI, Arya Sinulingga menyebut Shin Tae-yong mengalami perseteruan dengan beberapa pemain keturunan, yakni Eliano Reijnders, Jay Idzes, dan Thom Haye.
Bahkan, menurut Arya, Shin Tae-yong sampai rela mencopot ban kapten Jay Idzes, dan diberikan kepada Asnawi.
Namun, hal itu ditampik oleh Asnawi. Bek kanan Port FC mengatakan semua pendapat dari Arya tidak benar.
Mantan pemain PSM Makassar menjelaskan tak ada keributan di ruang ganti pasca melawan Bahrain ataupun jelang pertandingan menghadapi China.
Asnawi juga menyampaikan kenapa dirinya dipilih sebagai kapten tim di pertandingan melawan China. Ia mengatakan, bahwa memang dia masih memegang status sebagai kapten utama, kemudian Jay sebagai wakil dan Jordi Amat kapten ketiga.
Bahkan, Asnawi yang merasa performanya menurun, berinisiatif memberikan ban kapten utama kepada Jay Idzes. Ia bahkan melakukan pertemuan pribadi dengan Jay, Rizki Ridho, Thom Haye dan Jordi Amat untuk membahas jabatan kapten utama.
Namun, semua pemain menolak untuk menjadi kapten utama.
"Waktu itu setelah makan malam saya mengajak Jay, Sandy Walsh) Thom Haye, Ridho untuk membahas soal kapten ini ke pelatih siapa first kapten dan vice (wakil). Ketika itu Coach Shin tetap mempercayakan first kapten ke saya dan Jay sebagai vice," kata Asnawi.
"Dan di sini jelas dan bisa ditanyakan juga ke semua pemain yang saya sebutkan di atas. Saya rasa masalah ini jika paham bola tidak perlu dibahas karena memang jelas alurnya seperti itu. Ketika first kapten
bermain tetap akan memakai ban kapten. Tetapi jika tidak bermain diberikan ke vice kapten. Tapi kenapa seakan-akan saya selalu disudutkan di permasalahan ini," jelasnya.*

0 Komentar