Fakta kegagalan Timnas Indonesia U-23.
Banyumas.co - Timnas Indonesia U-23 harus menelan pil pahit di SEA Games 2025. Anak asuh Indra Sjafri itu gagal lolos ke semifinal SEA 2025, itu artinya medali emas SEA Games 2023 gagal dipertahankan.
Pada laga terakhir fase grup C yang digelar di Stadion 700th Anniversary, Chiang Mai, Jumat 12 Desember 2025. Timnas Indonesia U-23 sebenarnya berhasil menutup pertandingan dengan kemenangan 3-1 atas Myanmar.
Namun, kemenangan tersebut tidak cukup untuk mengantarkan Indonesia ke semifinal. Hal ini lantaran Garuda Muda gagal bersaing dengan Malaysia untuk lolos sebagai runner up terbaik.
Di persaingan runner-up terbaik, Indonesia harus kalah tipis dari Malaysia. Kedua tim sama-sama mengoleksi tiga poin, namun Malaysia unggul produktivitas gol.
3 Fakta Kegagalan Timnas Indonesia U-23 di SEA Games:
1. Sejarah Kelam 16 Tahun Lalu Terulang
Indra Sjafri mengukir rekor kegagalan pertama Timnas Indonesia di babak fase grup cabor sepak bola SEA Games.
Kegagalan di SEA Games 2025, nembuat Timnas Indonesia untuk kali pertama tak mampu lolos ke fase knock out sejak SEA Games 2009.
Pada SEA Games 2009, Timnas Indonesia juga gagal lolos dari fase grup. Saat itu Indoensia bahkan menjadi juru kunci grup B dengan hanya mengoleksi 1 kali imbang dan 2 kai kalah.
2. Pamor Indra Sjafri Turun
Hasil di SEA Games 2025 menempatkan Indra Sjafri sejajar dengan eks pelatih Timnas Indonesia di SEA Games 2009, Alberto Bica.
Bica ialah pelatih yang menangani Timnas Indonesia di SEA Games 2009, dengan hasil buruk gagal lolos ke fase knock out.
Bica tak mampu berbuat banyak saat melatih Tony Sucipto dkk di SEA Games 2009. Timnas Indonesia tersungkur di tiga pertandingan tanpa satu kali pun meraih kemenangan.
3. Permainan Buruk
Jika di SEA Games 2025, Timnas Indonesia era Indra Sjafri secara mengejutkan dikalahkan Filipina dengan skor 0-1. Akibat permainan yang sangat buruk.
Saat melawan Myanmar, Timnas U-23 juga tak bisa menunjukkan permainan yang solid dan terstruktur.*

0 Komentar