Mauro Zijlstra Sebut Strategi Indra Sjafri Kacau Karena Hal Ini

Mauro Zijlstra berbicara soal kekalahan Timnas U-23 saat meladeni Mali.

Banyumas.co - Pemain asal FC Volendam, Mauro Zijlstra berterus terang bahwa strategi dari pelatih Timnas Indonesia U-23 Indra Sjafri menjadi kacau karena hal ini.

Penyerang keturunan milik Timnas Indonesia U-23, Mauro Zijlstra mengakui dia dan rekan-rekannya masih banyak kekurangan jelang SEA Games 2025.

Menurutnya, pola permainan skuad asuhan pelatih Indra Sjafri masih berantakan karena koordinasi yang belum terjalin sempurna.

Hal itu disampaikan Mauro Zijlstra pasca Garuda Muda tumbang 0-3 dari Mali U-23 dalam laga uji coba di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Sabtu 15 November 2025.

Menurut striker FC Volendam itu, kekalahan ini bisa menjadi pelajaran berharga.

"Ini pertandingan yang sulit. Kami banyak belajar dari laga ini," kata Mauro Zijlstra.

"Kami harus berkomunikasi lebih baik satu sama lain. Banyak ruang dan posisi yang kosong, jadi kami harus lebih disiplin," imbuh Mauro.

"Ini kesempatan bagus bagi kami. Kami melawan tim yang sangat baik seperti Mali, tapi kami harus move on dan fokus pada SEA Games,."

Mauro adalah pemain yang masuk ke skuad utama FC Volendam. Meski umurnya masih 21 tahun, ia diberi kesempatan oleh pelatih asal klub Eredivisie untuk berada di skuad utama.

Hal tersebut membuat Mauro belum tentu bisa mendapatkan izin untuk memperkuat Timnas U-23 di SEA Games mendatang.

Meski demikian, Indra Sjafri ingin semua pemain diaspora bergabung dengan Timnas U-23 di SEA Games. Termasuk Mauro, Ivar Jenner, Adrian Wibowo dan Marselino Ferdinan.*


0 Komentar