Banyumas.co - Cumi merupakan salah satu jenis seafood yang digemari banyak orang karena rasanya lezat, teksturnya lembut, dan mudah diolah menjadi berbagai hidangan.
Namun, cumi termasuk bahan makanan yang cepat mengalami penurunan kualitas jika tidak disimpan dengan benar. Untuk menjaga cumi tetap segar hingga waktu dimasak, diperlukan cara penyimpanan yang tepat agar rasa dan teksturnya terjaga.
Artikel ini akan membahas langkah-langkah menyimpan cumi agar tetap segar dan tetap aman dikonsumsi.
1. Pilih Cumi yang Benar-Benar Segar
Langkah pertama sebelum menyimpan cumi adalah memilih cumi yang berkualitas. Cumi segar memiliki ciri-ciri:
Warna putih cerah dengan sedikit semburat transparan
Tekstur kenyal dan tidak berlendir
Mata cumi bening, tidak keruh
Tidak berbau menyengat
Jika cumi yang dibeli sudah tidak segar, maka proses penyimpanan sebaik apa pun tidak akan membuatnya kembali berkualitas.
2. Cuci Cumi dengan Benar
Setelah cumi dibeli, cuci cumi hingga bersih untuk menghilangkan kotoran dan sisa air laut. Buang tinta, isi perut, serta tulang rawannya. Pastikan cumi dicuci menggunakan air mengalir agar proses pembersihan lebih maksimal. Setelah dicuci, tiriskan cumi hingga benar-benar kering. Cumi yang masih banyak mengandung air akan lebih cepat rusak ketika disimpan.
3. Gunakan Perasan Lemon atau Cuka
Untuk menjaga kesegaran cumi lebih lama, lumuri cumi dengan sedikit perasan lemon atau cuka. Kedua bahan ini membantu mengurangi bau amis sekaligus memperlambat pertumbuhan bakteri. Namun, gunakan secukupnya agar tidak mengubah rasa cumi saat dimasak nanti.
4. Simpan dalam Wadah Kedap Udara
Cumi yang sudah dibersihkan sebaiknya disimpan dalam wadah kedap udara atau zip lock bag. Wadah kedap udara mencegah aroma cumi menyebar ke makanan lain serta melindungi dari kontaminasi. Pastikan udara dalam kantung zip lock dikeluarkan sebanyak mungkin sebelum ditutup.
5. Penyimpanan di Kulkas (Refrigerator)
Jika cumi akan dimasak dalam waktu 1–2 hari, cukup simpan di bagian kulkas yang paling dingin. Atur suhu kulkas minimal 4°C untuk menjaga kualitasnya. Letakkan cumi pada rak paling bawah agar tidak menetes ke makanan lain dan menyebabkan kontaminasi. Dengan cara ini, cumi bisa tetap segar dan teksturnya tidak berubah.
6. Penyimpanan di Freezer untuk Jangka Panjang
Untuk penyimpanan lebih dari dua hari, freezer adalah pilihan terbaik. Cumi yang dibekukan dengan benar dapat bertahan hingga 1–2 bulan tanpa kehilangan kualitas. Sebelum dimasukkan ke freezer, bungkus cumi dengan plastik berlapis atau gunakan vacuum sealer bila ada. Proses ini mencegah freezer burn yang dapat merusak tekstur cumi.
Saat akan digunakan, cairkan cumi di kulkas selama beberapa jam. Hindari mencairkannya dengan air panas karena bisa membuat teksturnya menjadi keras dan alot.
7. Jangan Simpan Cumi Berulang Kali
Setelah dicairkan, cumi sebaiknya langsung dimasak dan tidak dibekukan kembali. Pembekuan ulang dapat membuat cumi menjadi cepat rusak dan menurunkan kualitas rasa serta teksturnya.
Menyimpan cumi agar tetap segar sebenarnya tidak sulit, asalkan Anda memahami teknik yang benar. Dengan memilih cumi segar, membersihkannya dengan tepat, serta menyimpannya di kulkas atau freezer secara benar, kualitas cumi akan tetap terjaga hingga waktu dimasak. Cara ini tidak hanya membuat masakan seafood Anda lebih enak, tetapi juga lebih aman untuk dikonsumsi.*

0 Komentar