Kapal Kemanusiaan untuk Warga Gaza Palestina Ditahan Militer Israel



Banyumas.co - Angkatan laut Israel mencegat uingga menahan armada Global Sumud Flotilla yang membawa misi kemanusiaan berupa bantuan ke warga Gaza, Palestina.

Pencegatan armada tersebut mengakhiri upaya kapal-kapal internasional menembus blokade Israel atas wilayah Palestina yang masih dihujani perang.

Diketahui, Armada Global Sumud melibatkan sekitar 45 kapal yang membawa politisi dan aktivis, termasuk aktivis iklim Swedia Greta Thunberg.

Menurut sumber Armada Global Sumud meninggalkan Spanyol bulan lalu, dengan tujuan untuk mematahkan blokade Israel atas wilayah Palestina, tempat PBB menyatakan kelaparan telah melanda.

Dilansir dari laman berita AFP, Kamis 2 September 2025, kapal Greta Thunberg termasuk di antara kapal-kapal yang dicegat oleh Angkatan Laut bersenjata Israel tersebut. 

Sebelumnya Israel telah memperingatkan armada kapal kemanusiaan tersebut agar tidak memasuki perairan yang menurut Israel berada di bawah blokadenya.

"Sekitar pukul 20.30 waktu Gaza (17.30 GMT), beberapa kapal Armada Global Sumud, termasuk Alma, Sirius, dan Adara, dicegat dan dinaiki secara ilegal oleh pasukan pendudukan Israel di perairan internasional," pernyataan resmi armada bantuan.

Selain armada dicegat, siaran langsung dan komunikasi dengan beberapa kapal lain juga terputus.*


0 Komentar