Banyumas.co - Inggris dikabarkan siap mengakui kedaulatan Palestina secara penuh pada akhir pekan ini di Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Pengakuan Inggris atas kemerdekaan Palestina juga bertepatan setelah kunjungan kenegaraan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.
Presiden Amerika Serikat itu terkenal tak mau mengakui Palestina.
Perdana Menteri Inggris Keir Starmer sebelumnya pada Juli 2025 telah menyampaikan bahwa pemerintahan Inggris akan mengambil keputusan tersebut.
Kecuali Israel bersedia melakukan upaya untuk meringankan penderitaan rakyat Palestina di Gaza dan mencapai gencatan senjata dalam perangnya yang telah berlangsung hampir dua tahun dengan kelompok Hamas, dikutip dari Arab News, Jumat, 19 September.
Inggris telah lama mendukung kebijakan "solusi dua negara" untuk mengakhiri konflik Israel dan Palestina.*

0 Komentar