Pria asal Banyumas Babak Belur Setelah Tagih Utang Ratusan Juta di Purworejo




Banyumas.co - Ari (44), warga asal Kabupaten Banyumas mengalami nasib sial. Hal itu terjadi saat ia menagih utang yang nilainya mencapai Rp 780 juta.

Ari yang datang menagih haknya justru malah menjadi korban pengeroyokan di Desa Mlaran, Kecamatan Gebang, Purworejo, pada Kamis malam, 4 September 2025.

Semula, Ari menerima undangan lewat WhatsApp dari TY, seorang ASN di Dinas Pendidikan Purworejo yang merupakan istri AR. Lalu ia diajak datang ke rumah untuk membicarakan utang-piutang.

Diketahui, AR memiliki tanggungan utang kepada kakak Ari sebesar Rp780 juta yang belum terbayar.

Namun sesampainya di lokasi, niat baik itu berubah jadi mimpi buruk. Belum sempat menginjakkan kakinya ke tanah, Ari sudah dihadang AR bersama sejumlah orang bersenjata bambu dan kayu.

"Saya belum sempat bicara, langsung disambut pukulan bambu oleh AR, mobil saya dipukul-pukul, bannya digembosi, sempat ditahan oleh mereka," katanya, dikutip Banyumas.co, Minggu, 7 September.

Ari mengalami luka berat di sejumlah tubuhnya, dan dirawat di Rumah Sakit wilayah Purworejo.*



0 Komentar