Banyumas.co - Tempe mendoan adalah salah satu makanan terkenal yang berasal dari Banyumas sehingga sulit dipisahkan dari identitas masyarakatnya.
Hampir di setiap sudut Kota Purwokerto dan kota-kota sekitarnya, aroma gorengan tipis berbalut tepung berbumbu selalu menggoda untuk dicicipi. Perlu diketahui, "mendoan" sendiri berasal dari bahasa Jawa Banyumasan, “mendo” yang berarti setengah matang atau masih lembek.
Itulah yang membedakannya dari gorengan lain, mendoan tidak dimaksudkan untuk garing, melainkan disajikan panas-panas dalam kondisi lembut, dengan permukaan tepung yang masih basah dengan minyak.
Cara menikmatinya pun khas, cukup ditemani sambal kecap atau cabai rawit hijau, langsung terasa kehangatan dan kenikmatan sederhana yang khas pedesaan asli Banyumas.
Sejarah mendoan berkelindan dengan hadirnya tempe di Nusantara. Kedelai yang menjadi bahan utama diklaim bahwa bahan ini dibawa migran dari China dan Indochina ratusan tahun lalu, lalu berkembang luas di tanah Jawa.
Di Banyumas, tempe tipis dan lebar dikelola dengan cara berbeda, yakni digoreng sebentar saja bersama adonan tepung beras, terigu, daun bawang, kunyit, dan ketumbar. Makanan ini semakin populer pada era 1960-an ketika mulai dijual di warung-warung sekitar Purwokerto, hingga akhirnya menjadi bagian penting dari pariwisata kuliner daerah.
Bahkan pada tahun 2021, mendoan resmi ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, mengukuhkan statusnya sebagai kuliner bersejarah yang layak dilestarikan.
Lebih dari sekadar camilan, mendoan juga menyimpan filosofi. Bagi masyarakat Banyumas, kelembutan mendoan melambangkan sikap fleksibel, mampu menyesuaikan diri dengan keadaan.
Namun, seperti tempe yang bisa berubah menjadi keripik keras bila digoreng lebih lama, masyarakat Banyumas pun memiliki ketegasan dan daya tahan ketika diperlukan. Filosofi ini menjadi simbol karakter wong Banyumas yang apa adanya, hangat, tetapi juga tangguh, sebagaimana teladan tokoh besarnya, Jenderal Soedirman.*

0 Komentar