Banyumas.co - Pasca kejadian keracunan yang diduga dari mengonsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG), Komisi IV DPRD Banyumas melakukan inspeksi ke dapur pengelolaan.
Komisi IV DPRD Banyumas sidak langsung tempat pengelolaan makanan untuk program MBG di wilayahnya Karanglewas.
Komisi IV DPRD Banyumas melalui anggotanya, yakni Rachmat Imanda, melakukan sidak ke dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Karanglewas Kidul, pada Jumat, 26 September 2025. Atau satu hari setelah kejadian viral SD di Karanglewas mengalami keracunan.
Dalam sidak tersebut, Imanda meninjau langsung proses memasak di dapur program MBG yang memasok makanan ke sejumlah sekolah.
Imanda mengatakan, ia mendapat informasi bahwa siswa yang mengalami keracunan membawa MBG ke rumah.
"Kami mendapat informasi bahwa makanan dibungkus dan dibawa pulang. Ini tentu harus dicek kebenarannya," bebernya.
Menurut pendapat Imanda, makanan basah lebih bagus langsung dikonsumsi, daripada disimpan untuk dimakan di rumah.
"Kalau menu makanan dalam kondisi basah, idealnya disantap langsung di sekolah agar tidak rusak."
Imanda juga menekankan pentingnya pengawasan terhadap dapur MBG agar senantiasa aman dan sesuai dengan standar keamanan yang telah ditentukan.
"Keracunan bisa saja muncul dari banyak faktor, misalnya bahan baku yang tidak segar, proses memasak yang tidak tanek, atau wadah yang belum benar-benar kering," pungkasnya.*

0 Komentar