Israel Kembali Serang Gaza saat Rubio Datang, 30 Bangunan Hancur



Banyumas.co - Serangan militer Israel kembali menyasar Gaza City dengan menghancurkan sedikitnya 30 bangunan tempat tinggal dan memaksa ribuan warga untuk mengungsi.

Serangan terjadi bersamaan dengan kunjungan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Marco Rubio, ke Israel pada Minggu 15 September 2025 dalam rangka membahas masa depan konflik dan kemungkinan gencatan senjata. 

Kunjungan Rubio disambut langsung oleh Perdana Menteri Israel yakni Benjamin Netanyahu.

Pemerintah Israel mrngklaim Gaza City sebagai benteng terakhir Hamas dan berencana mengambil alih wilayah yang kini menjadi tempat perlindungan sekitar satu juta warga Palestina.

Sementara itu, Al Jazeera memberitakan serangan udara Israel sebelumnya di Doha, Qatar, yang menargetkan pimpinan Hamas, menewaskan enam orang termasuk seorang petugas keamanan Qatar. Aksi itu memicu kecaman internasional meski para pimpinan Hamas selamat.

Kondisi kemanusiaan di Gaza kian memburuk. Badan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) mengumumkan penghentian layanan di klinik Beach Camp, satu-satunya fasilitas kesehatan di utara Gaza, akibat serangan yang juga menghantam 10 bangunan UNRWA dalam empat hari terakhir. Akses air dan sanitasi hanya berjalan separuh kapasitas.

Kementerian Kesehatan Gaza melaporkan 422 orang tewas akibat kelaparan sejak blokade pangan diberlakukan, termasuk 145 anak-anak. Meski Israel mulai mengizinkan bantuan masuk sejak akhir Juli, PBB menegaskan jumlahnya masih jauh dari cukup.

Dalam perkembangan lain, Netanyahu menandatangani perjanjian perluasan permukiman di Tepi Barat. Langkah tersebut memicu peringatan dari Uni Emirat Arab karena dianggap mengancam Perjanjian Abraham, normalisasi hubungan diplomatik yang difasilitasi AS.*






0 Komentar