Dindik Himbau Sekolah di Banyumas Tidak Menolak Siswa Berkebutuhan Khusus



Banyumas.co - Dinas Pendidikan (Dindik) Banyumas menganjurkan ke sekolah -sekolah di wilayahnya agar menerima siswa berkebutuhan khusus.

Ketentuan itu berlaku untuk sekolah negeri agar tidak menolak siswa berkebutuhan khusus yang disertai oleh rekomendasi psikiater atau psikolog.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas, Joko Wiyono menyampaikan langsung pada saat acara pembukaan Gebyar Inklusi jenjang SMP di lapangan upacara kantor Dindik Banyumas, Senin 15 November 2025.

"Di Banyumas sudah ada beberapa sekolah yang ditunjuk untuk dapat langsung menerima siswa berkebutuhan khusus," kata Kepala Dindik.

Beberapa sekolah yang telah menerima siswa berkebutuhan khusus di antaranya, SMP Negeri 5 Purwokerto, SMP Permata Hati, SMP Al-Irsyad, SD Negeri 5 Arcawinangun, SD Negeri 1 Tanjung, dan SD Tambak.

Joko Wiyono juga menegaskan bahwa dalam lingkungan sekolah tidak boleh ada perbedaan perlakuan terhadap siswa berkebutuhan khusus.

"Semua anak adalah bagian dari bangsa ini, dan masing-masing memiliki potensi unik yang harus dihargai," sambungnya.

Sebagai informasi, Gebyar Inklusi jenjang SMP dibuka secara resmi oleh Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono.

Kegiatan ini mengangkat tema "Bersama dalam Keberagaman, Tumbuh dalam Kebersamaan", menjadi ajang edukasi dan apresiasi bagi anak-anak berkebutuhan khusus (ABK) serta bentuk nyata komitmen Banyumas sebagai kabupaten inklusi.*



0 Komentar