Banyumas.co - Makan Bergizi Gratis (MBG) di Banyumas viral lantaran menu makannya dinilai kurang proporsional dan tidak mencerminkan bergizi. Hal itu menuai kontroversi dan ditanggapi oleh ribuan netizen.
Dinas Pendidikan (Dindik) Banyumas akhirnya melaporkan MBG yang viral kepada Badan Gizi Nasional (BGN).
Dindik Banyumas menegaskan telah melaporkan insiden viral terkait menu makanan yang dinilai tidak sesuai dengan standar program makanan bergizi gratis.
Menu tersebut ramai diperbincangkan di media sosial karena dianggap tidak mencerminkan kualitas gizi yang dijanjikan dalam program nasional.
Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar Dindik Banyumas, Taryono, S.T., MPA, menegaskan bahwa dalam pelaksanaan program gizi sekolah, Dindik hanya berperan sebagai penerima manfaat.
Seluruh kewenangan terkait perizinan, evaluasi, dan pemberian sanksi berada di tangan Badan Gizi Nasional (BGN).
"Semua perizinan ada di BGN. Jadi otomatis kewenangan evaluasi, sanksi, dan sebagainya hanya ada di sana. Dindik hanya penerima manfaat, tugas kami hanya melaporkan," kata Taryono kepada awak media, pada Kamis (18/9/2025).
Dikutip Banyumas.co, Jumat, 19 September 2025, Kepala SPPG selaku mitra penyedia program telah dihubungi dan dilakukan mediasi bersama sejumlah pihak, termasuk Kepala Desa, Kapolsek, Danramil, yayasan, serta mitra penyedia.
Hasilnya, disepakati bahwa kegiatan program akan diliburkan pada Jumat ini, sebagai bentuk evaluasi dan upaya peningkatan kualitas menu.*

0 Komentar