Banyumas.co - Jika kamu berencana ke Banyumas, sangat wajib untuk mencicipi Tahu Kupat Mbah Djawi.
Sebuah menu makanan tradisional yang sederhana namun berjuta rasa. Kenapa disebut sederhana, karena tidak ada bahan makan yang mahal di setiap racikannya.
Perlu diketahui, menu Tahu kupat hanya menggunakan tahu goreng, irisan kubis, cambah, potongan kupat dan kuah gula merah. Bumbunya juga hanya bawang putih, cabe dan sedikit garam, tanpa penyedap rasa.
Meski sederhana tapi dari setiap sentuhan ke ludah yang dinikmati benar-benar terasa sampai menyentuh hati.
Winarno, mengatakan menu Tahu Kupat Mbah Djawi itu sudah menjadi langganan para pejabat dan turis mancanegara, seperti dari Malaysia dan Australia.
"Pak Husein waktu masih menjabat sebagai bupati Banyumas selalu mampir ke warung Kupat Tahu Mbah Djawi. Juga pejabat lainnya. Juga bupati Purbalingga dan juga bupati Cilacap. Bahkan turis mancanegara dari Malaysia dan Australia setiap lebaran pasti ke sini. Pelanggan kami juga banyak dari etnis China -Jawa," kata Winarno.
Menariknya, kamu akan mendapati hal unik dengan Tahu Kupat Mbah Djawi ini, yaitu tahu yang digoreng dengan menggunakan tungku dan kayu sebagai bahan bakarnya.
Oleh karena itu, masih sangat kental aroma Nusantara tradisional. Ambience di sini juga sangat syahdu nan tenang. Alhasil menikmati tahu kupat bersamaan kepulan asap dari tungku seperti nostalgia di rumah nenek.
Kursinya pun sangat tradisional apa adanya tapi inilah yang menjadi daya tarik tersendiri sehingga dalam satu hari bisa terjual ratusan porsi.
UMKM tahu kupat Mbah Djawi buka dari pukul 09.00 sampai 16.00 WIb. Karena terlalu banyak pelanggan, tak jarang hanya sampai jam 14.00 sudah ludes terjual.
Warung Tahu Kupat Mbah Djawo berlokasi berdekatan dari Klenteng Boen Tek Bio Banyumas, yakni di Jalan Kulon No 695, Mruyung, Sudagaran, Kecamatan Banyumas, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.*

0 Komentar