Banyumas.co - Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono berharap para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), Jawa Tengah, untuk memanfaatkan pasar modal sebagai alternatif pendanaan.
Menurut Bupati Sadewo pemanfaatan pasar modal oleh UMKM bisa menjawab tantangan keterbatasan permodalan yang masih menjadi kendala utama.
"UMKM adalah tulang punggung perekonomian nasional. Tantangan terbesar yang dihadapi pelaku usaha adalah terkait permodalan. Produk jasanya sebenarnya sudah bagus dan potensial berkembang, tetapi terhambat keterbatasan akses pembiayaan," kata Sadewo dikutip dari Antara, Kamis, 28 Agustus 2025.
Pidato itu dikemukakan Bupati Sadewo dalam acara Sosialisasi Pasar Modal Sebagai Alternatif Pendanaan Perusahaan yang diselenggarakan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) di Pendopo Si Panji, Purwokerto, Rabu 27 Agustus 2025.
Dalam acara yang diikuti sekitar 200 pengusaha serta pelaku UMKM dari Banyumas dan Purbalingga, dia mengatakan pasar modal dapat menjadi solusi, namun pemanfaatannya masih belum optimal di daerah karena keterbatasan pemahaman dan keberanian untuk mencoba.
Sadewo mengharapkan sosialisasi pemanfaatan pasar modal tersebut dapat membuka wawasan baru bagi pelaku usaha.
"Dengan memanfaatkan pasar modal, perusahaan tidak hanya memperoleh pendanaan lebih luas, tetapi juga meningkatkan tata kelola, transparansi, serta daya saing," jelas Sadewo.
Menurut pandangan Sadewo, dengan adanya kerja sama semua pihak, UMKM akan semakin kuat, ekonomi daerah bisa berkembang, dan memberi kontribusi besar bagi kemajuan Indonesia.
"Pesan saya, pengetahuan yang diperoleh tidak berhenti pada peserta saja, melainkan dapat ditularkan kepada rekan kerja, mitra bisnis, maupun lingkungan sekitar," jelas Bupati.*
0 Komentar