5 Minuman Elektrolit Alami untuk Cegah Dehidrasi



Banyumas.co - Di saat tubuh kehilangan banyak cairan, baik karena berolahraga, sakit, atau aktivitas padat, biasanya kita akan merasa lemas, pusing, hingga sulit berkonsentrasi. 

Kondisi ini merupakan tanda adanya dehidrasi. Salah satu cara cepat untuk mengatasinya adalah dengan mengonsumsi minuman elektrolit alami. Dibandingkan minuman kemasan yang tinggi gula dan perasa buatan, pilihan alami jauh lebih sehat sekaligus menyegarkan.

Elektrolit adalah mineral seperti natrium, kalium, magnesium, dan kalsium yang berperan penting dalam menjaga keseimbangan cairan, fungsi otot, hingga kesehatan saraf.

Saat tubuh kekurangan elektrolit, kita bisa mengalami kelelahan, kram, atau bahkan gangguan konsentrasi. Kabar bagusnya, bahan-bahan yang ada di dapur rumah sebenarnya bisa diolah menjadi cairan isotonik rumahan yang tidak kalah efektif untuk rehidrasi

Berikut 5 Minuman Elektrolit Alami:

1. Air Kelapa

Tidak bisa dipungkiri lagi, bahwa air kelapa muda adalah pilihan paling populer untuk mengembalikan energi dan cairan tubuh. Kandungan natrium, kalium, kalsium, dan magnesium di dalamnya hampir menyerupai cairan elektrolit alami tubuh. Tak heran, minuman ini kerap dianjurkan setelah olahraga, atau saat tubuh kehilangan banyak cairan akibat diare. Selain itu, rasanya yang segar membuat kita cepat kembali bersemangat.

2. Lemon

Kalau ingin variasi lain, coba buat minuman elektrolit alami dari campuran air putih, perasan lemon, sedikit garam, dan madu atau stevia. Lemon kaya akan vitamin C dan kalium, sedangkan garam menambahkan natrium yang dibutuhkan tubuh. Resep sederhana ini bisa menjadi pengganti minuman olahraga dalam kemasan, tapi lebih sehat karena tanpa pengawet maupun pewarna buatan

3. Mixing Delima dan Air Kelapa

Bagi yang ingin sekaligus menambah asupan antioksidan, campuran jus delima, sari lemon, air kelapa, sejumput garam, dan sedikit air bisa jadi pilihan. Delima mengandung vitamin C, K, dan folat yang bermanfaat untuk daya tahan tubuh. Sementara air kelapa tetap menjadi sumber elektrolit utama. Kombinasi keduanya menghasilkan rasa segar sekaligus menutrisi.

4. Pisang dan Madu

Ketika anak mengalami dehidrasi ringan karena diare, kita bisa membuat minuman dari pisang yang dilumatkan, madu, sedikit garam, dan air kelapa. Pisang kaya kalium, madu memberi energi alami, sementara garam dan air kelapa melengkapi kebutuhan elektrolit. Namun perlu diingat, madu sebaiknya tidak diberikan untuk anak di bawah satu tahun.

5. Jus Buah

Selain resep-resep khusus, jus buah tanpa gula juga bisa membantu mengganti cairan yang hilang. Pilih buah dengan kadar air tinggi seperti jeruk, semangka, atau apel, lalu campurkan dengan air agar lebih ringan. Minuman ini tidak hanya menambah cairan tetapi juga vitamin dan mineral penting untuk tubuh.*

0 Komentar